Hariandialog,Tuesday 16 July 2019, 10:12

Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat Bebaskan Terdakwa Kokos Jiang

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com - 14-06-2019 - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor)  Jakarta menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk listrik PLN, Kokos Jiang alias Kokos Lio Lim.

Atas putusan tersebut, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung menyatakan dan  mengajukan kasasi atas putusan tersebut. “Tim JPU langsung menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung  atas putusan bebas terhadap terdaka Kokos Jiang alias Kokos Lio Lim,” terang Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) kejaksaan Agung, Dr. Mukri, SH,MH.

Seperti diketahui Kokos yang merupakan Dirut PT Tansri Madjid Energi (PT TME) ini didakwa melakukan perbuatan korupsi sehingga menguntungkan perusahaannya dan pihak lain sebesar Rp 477,359 miliar. Keuntungan yang diterima oleh terdakwa Kokos  itu juga dianggap merugikan keuangan negara.

Dalam putusan hakim yang dibacakan pada Rabu (12/6), hakim menilai Kokos tidak terbukti melakukan korupsi sebagaimana didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Dalam putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, majelis hakim menyatakan terdakwa Kokos Jiang Alias Kokos Lio Lim tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primair maupun subsider, dan membebaskan terdakwa dari semua dakwaan," ungkap Mukri .

Terdakwa Kokos sebelumnya dituntut 4 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Kokos juga dituntut pidana uang pengganti sebesar Rp 477.359.539.000.Jaksa menilai bahwa Kokos terbukti berkongkalikong untuk mengatur agar perusahaannya mendapat proyek pengadaan batu bara. Dalam upayanya itu, jaksa menyebut Kokos melakukan beberapa pertemuan dengan mantan Dirut PLN Batubara Khairil Wahyuni.

"Untuk mengatur dan mengarahkan membuat Nota Kesepahaman dan Kerja sama Operasi Pengusahaan Penambangan Batubara agar diberikan kepada Terdakwa Kokos Jiang Alias Kokos Lio Lim; membuat dan menandatangani Nota Kesepahaman dan Kerja sama Operasi Pengusahaan

Penambangan Batubara belum/tidak dilakukan Desk Study dan survey/kajian teknis/uji tuntas; melakukan pengikatan/kerja sama jual beli batu bara yang masih berupa cadangan; membuat kerja sama tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan," papar Mukri mengurai dugaan perbuatan Kokos.

Atas perbuatannya itu, Kokos dinilai telah memperkaya diri sendiri atau perusahaan–perusahaan yang dimiliki atau dikendalikan olehnya, yaitu antara lain PT TME, PT Delapan Inti Power, PT Sriwijaya Tansri Energi, serta Sugico group, yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp  477.359.539.000

Jaksa menilai perbuatan Kokos memenuhi unsur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana dakwaan subsider.

Lantaran dinilai menimbulkan kerugian negara, Kokos juga dituntut membayar uang pengganti dengan jumlah yang sama. Menurut Mukri, Kokos sudah menitipkan uang di rekening Penitipan RPL 139 Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk PDT Pemerintah sebesar Rp 477.359.539.000. Mukri menyebut seluruh uang pengganti tersebut dikembalikan ke PT PLN Batubara. Namun, hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan berbeda dengan jaksa. Hakim menilai Kokos tak terbukti melakukan korupsi.

Mukri pun memastikan jaksa sudah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas vonis bebas itu. "Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah menyatakan kasasi atas putusan bebas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Nomor: 13/Pid.Sus-TPK/2019 PN.JKT.PST atas nama Terdakwa Kokos Jiang," ujar Mukri. (rel/bing)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal, Staf Humas dan Wartawan Berjoget Ria
Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal,... Medan,hariandialog.com- Silahturahmi yang digelar Biro Humas Sekdaprovsu Gubernur dan Wakil Gubenur Sumut batal. Pasalnya acara yang dikemas di...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN HARGANAS TINGK…

Grobogan, hariandialog.com- (6/7) Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,...

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan  Ditemukan 36 Kasus HIV/AIDS

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan Ditemuka…

Denpasar, hariandialog.com – 26-6-19 - Di Kabupaten Badung ada  kece...

TEKNOLOGI

Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan Masyarakat
Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan... Denpasar, hariandialog.com - 1-7-19 - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bertatap...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan