Hariandialog,Tuesday 29 November 2016, 09:04

Remunirasi Hakim Ditiadakan: Gaji Panitera Pengganti Naik

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com - Mahkamah Agung dalam waktu dekat akan menaikkan tunjangan kinerja  ‘remunirasi’ panitera pengganti dan pegawai lainnya yang ada dilingkungan pengadilan. Besaran kenaikan remunirasi itu antara 100 hingga 200 persen dari yang diterima sekarang.

Seseorang  yang tidak mau disebut namanya sebagai sumber informasi, bahwa Mahkamah Agung akan memanfaatkan dana seharusnya buat tunjangan kinerja ‘remunirasi’ hakim dialihkan untuk panitera pengganti dan pegawai lainnya yang ada di lingkungan pengadilan. “Akan dibicarakan masalah ini ditingkat pimpinan dan tentu juga dengan instansi terkait lainnya,” jelas salah seorang yang berkompeten akan hal itu, tapi namanya tidak perlu ditulis di Koran.

Jadi, lanjutnya, selama ini hakim memperoleh pendapatan tambahan melalui jalur remunirasi. Setelah, para hakim memperoleh tambahan melalui tunjangan fungsional yang sudah ditetapkan melalui APBN, maka uang remunirasi sudah tersedia akan dialihkan buat para penitera pengganti dan pegawai lainnya. “Untuk remunirasi para hakim seluruh Indonesia sudah tersedia. Sementara uang tunjangan fungsional hakim sudah cukup memadai. Yah, dialihkanlah,” terangnya.

Namun, dengan kenaikan remunirasi panitera pengganti dan pegawai lainnya itu, akan diikuti penerapan system kerja tertata dan pelayanan akan lebih baik bagi warga masyarakat. “Yah, mungkin dengan percepatan putusan. Tidak ada lagi yang terlambat waktu pelayanan surat menyurat. Jadi para panitera pengganti dan lain sebagainya juga jangan cemburu atau iri karena masuk tidak masuk hakim tetap memperoleh tunjangan fungsional. Masalahnya para hakim di rumah juga pasti bekerja membuat putusan. Sementara panitera pengganti’kan hanya mencatat dan mencatat yang diperlukan untuk persidangan,” paparnya. (tobing)

Berita Sebelumnya:

Comments  

 
0 #8 omong kosongrudy syamsumin Saturday, 04 May 2013
Percuma ngomong aja, buktikan, sdh lama panitera pengganti itu miskin, jadi miskin aja selamanya.
Quote
 
 
+1 #7 shLeonard Tuesday, 16 April 2013
Panitera pengganti bukan iri dgn hakim, namun Panitera Pengganti menuntut keadilan dari negara ini, HAKIM TIDAK DAPAT BERBUAT APA2 JIKA PANITERA PENGGANTI TIDAK MAU MENDAMPINGI DIPERSIDANGAN, HAKIM PULANG JAM BERAPAPUN KARENA PERSIDANGAN, SAMA JUGA PANITERA PENGGANTI AKAN PULANG JAM SEGITU, TAPI KENAPA NEGARA MEMANDANG PANITERA PENGGANTI TSB SEAKAN-AKAN TIDAK PENTING...... SUNGGUH MALANG NASIB PARA PANITERA PENGGANTI PENGADILAN DI INDONESIA INI........ TAPI TUHAN MAHA MENGETAHUI AKAN APA YANG TERJADI DALAM TUBUH DUNIA PERADILAN INI...
Quote
 
 
0 #6 123hbyans_vijae Wednesday, 10 April 2013
aaaakh kata siapa, buktinya sampai sekarang gak ada, malah duluan harga bawang putih dan harga cabe yang naik, kasiah deh lhoe pelengkap penderita hup salah panitera pengganti gito lhoh
Quote
 
 
0 #5 shLeonard Tuesday, 09 April 2013
Malangnya komentar yg katakan hakim buat putusan di rmh, namun panitera pengganti yg sengsara, intinya, DAPATKAH HAKIM BERSIDANG TANPA PANITERA PENGGANTI.?? apakah hrs bertindak brutal para panitera pengganti tsb agar pemerintah dpt memandang panitera pengganti spt memandang hakim yg terima gaji besar tsb. Bila panitera pengganti mogok sidang, maka alamatlah dunia peradilan di Indonesia ini.. mohon pemerintah yth.. agar memperhatikan kami panitera pengganti tsb.
Quote
 
 
0 #4 ga salahjono Thursday, 28 March 2013
Ga salah bukannya kita2 juga panitera pengganti yang bikin putusan kl perkaranya ga banding
Hakim2 ga usah munafik ....
Quote
 
 
+1 #3 kenaikan tunjangan Panitera Penggantirudy syamsumin Monday, 25 March 2013
aneh pernyataan diatas yang menyebutkan bahwa Hakim bekerja juga di rumah, apakah Panitera Pengganti tidak bekerja di rumah membuat Berita Acara yang banyak? selain itu para Panitera Pengganti juga diperbantukan di bagian kesekretariatan yang notabene itu adalah tugas tambahan tapi menjadi kewajiban dan tidak dibayar untuk itu. Dengan banyaknya tugas-tugas lainnya apakah mereka / kami bisa mengerjakan berita acara? apalagi dengan minimnya fasilitas yang ada, terpaksa kami harus membeli laptop sendiri dan mengerjakannya di rumah karena otamatis tidak dapat dilakukan di kantor dengan banyak tugas-tugas tambahan tersebut dan minimnya fasilitas, jadi apakah kami tidak layak mendapatkan award? Bapak-bapak dan Ibu-ibu disanalah yang menilai.
Quote
 
 
0 #2 Jamwahyu Monday, 18 February 2013
cepat terlaksana
Quote
 
 
0 #1 Jamwahyu Monday, 18 February 2013
mudah mudahan cepat terlaksana
Quote
 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Sertijab Kapolres Metro Bekasi
Sertijab Kapolres Metro Bekasi Cikarang, hariandialog.com – 26-11-16 - Dalam rangka penyegaran pimpinan di tubuh Polri, Polda Metro Jaya melakukan Rotasi Jabatan Kapolres...
Rakernas Kejaksaan di Bogor
Rakernas Kejaksaan di Bogor

Kejaksaan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 22-25 November 2016...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes Sukabumi Imunisasi Vaksin Campak

Sukabumi, hariandialog.com - 29-09-2016 - Dinas Kesehatan Kota Sukabum...

Kualitas Gedung RSUD dr Eko Maulana Ali Dipertanyakan

Kualitas Gedung RSUD dr Eko Maulana Ali …

Belinyu,hariandialog.com - 24-09-2016 - Kualitas gedung RSUD Eko Mau...

TEKNOLOGI

Desa Pulo Sari Dapat Program BSMSS
Desa Pulo Sari Dapat Program BSMSS Karawang. hariandialog.com - 20 - 09 -2016 - Desa Pulosari, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang yang dipimpin Kades Hj Ami Rasmi, kegiliran ...
DPRD Langkat Apresiasi Hasil Karya Gemilang Anak Bangsa
DPRD Langkat Apresiasi Hasil Karya Gemilang Anak...

Langkat, hariandialog.com - Subingat (52), demikian panggilan akrabnya...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan